Mengenyahkan Diri Sejenak

Enyah sementara...
Baru kali saya merasa malu semalu-malunya
Dan saya butuh waktu untuk menetralisasi emosi diri agar bisa tenang dan merangkak lagi untuk melanjutkan hidup
Apakah ini indikasi saya belum matang? Mungkin atau nyaris pasti

Pandhawa pernah mengasingkan diri setahun lantaran kalah berdadu versus Kurawa
Tapi saya memilih enyah dalam kurun yang saya sendiri tidak tahu
Saya memilih meruncingkan dialog antara saya dengan Allah
Tanpa siapapun yang bisa seenaknya mengompori
Tanpa siapapun bisa segampangnya memperolok
Dan tanpa seorangpun santai mmberikan belas
Serta mengkhusyukkan arah hidup ini berorientasi kepadaNya, bukan buat siapa-siapa

Kilas Balik dari Sebuah Video

Berikut ini latihan ngoding #aishhhh Sekaligus nge-play lagu favorit saya yang pertama kali dengar langsung suka. Judulnya Sometimes u can't make it on your own.

 

Seikat Persahabatan : Dari Trofi ampe Twitter

Di sela-sela mengerjakan sinkronisasi Single Sign On (opooo kuwi???), berbagai getaran HP mengacaukan konsentrasi, "ah skip saja" pikirku, tapi penasaran juga, ada pesan apa sih? Begitu nengok layar HP, puluhan pesan dari grup WhatsApp bermuara dari GaNas0508, "hmm, ada heboh apaan nih? giliran siapa nih yang diledekin kali ini?". Namun ternyata di situ sedang rapat pleno umbrus membahasa tentang sebuah foto yang bukan foto biasa, yaitu nikahannya Rani Fery (Litev Putri). SubhanaAllah, kawan satu ekskul plus satu komplotan di DNA ini hendak menyelenggarakan ibadah yang insyaAllah akan memenuhi separuh agama. Barakallah Rani. Namun ibarat skripsi, foto itu bukanlah daftar pustaka, melainkan latar belakang, why? Berbagai recok dan oreg (mengimpor kosakata Langon) mewarnai hari-hari kami untuk memberikan bingkisan yang tak ternilai dan terkenang seumur hidup buat Rani.


Berawal dari foto inilah, kekompakan kami sebagai anak-anak terpilih dibangkitkan

Pertama yang dibahas adalah ide tentang piala bergilir. Berbagai keinginan di dicelotehkan persis lagu Doraemon "aku ingin begini aku ingin begitu ingin ingin itu banyak sekali..." ya masing-masing nyanyi gitu (termasuk saya juga sih). Hingga akhirnya tiga hari lebih pleno umbrus itu tidak bermuara, akhirnya maskot kami a.k.a. Wawenk alias Eka Sri (Juang Putri) dengan naluri antagonis membintal-nya memberikan ultimatum untuk segera dikonkretkan per-oreg-an tersebut. Entah siapa yang memulai, mendadak forum menunjuk si ganteng dari Margasari alias saya (ya iyalah, satu-satunya anak laki-laki dari Margasari di GaNas0508 ya saya doank) untuk membuat desainnya, percetakannya gimana? mbungkusnya gimana? ntar bisa dibicarakanlah...

Padahal masih pening dengan pegawean SingleSignOn namun karena biasa mencuri-curi waktu luang, akhirnya dalam waktu kurang dari satu babak, desain pun selesai dibuat, desain yang simpel, kenapa? Hanya terdiri atas tiga bagian, yaitu tiga goresan membentuk tunas kelapa (silhoutte), siluet sepasang laki-laki dan perempuan, serta tulisan GANAS Wedding Award. Padahal jika dibandingkan dengan ide dari Mas Aditya (tetua kami, si Litev Putra) itu ya begini .





Desain disetujui ini ibaratnya menyelesaikan bab 3, masih ada bab 4 yaitu percetakan dan bab 5 pembungkusan dan penyerahan, eaaa oreg-oreg berikutnya berlanjut. Namun upsss, entah karena emang lagi passion ngedesain ato keceplosan, ketika ditanya mau ngasih kado (yang sifatnya permanen, bukan digilir) apa, ko saya malah setuju bikin poster berisi foto-foto kegiatan kita jaman SMA dan saya ikhlas membuatkannya (salah ngomong apa sih gue??) Well, silahkan mereka mengerjakan bab 4 dan 5, namun bagi saya muncul satu proyek baru bikin desain poster buat Rani T_T

Tadinya sih rencana bikin poster mozaik, bisa berupa kumpulan thumbnail atau bisa juga kumpulan foto membentuk tulisan atau logo apa gitu, namun mendadak muncul ide, ahhhh, bikin posternya bentuk page Twitter aja, ntar ada Profile Rani ama Interaction berisi ucapan selamat dari kite-kite per orang. Ihiyyyy, Allah emang ngasih inspirasi di saat yang tepat. Namun prosesnya tidak semudah perkiraan. Pertama, saya belum nginstall Corel dan Photoshop, sehingga harus memakai Powerpoint like always. Kedua, hampir semua dokumentasi kegiatan GaNas ada di Benzena (laptop pertama saya) dan Benzena masih tengkurep di lemari kosan Paradewa di Bandung. Tapi di sinilah Allah menunjukkan peran-Nya, entah mengapa dengan source gambar terbatas dan software yang terbatas, desain bisa diselesaikan. Tak hanya itu terkumpul testimoni untuk bagian Interaction yang banyak.

Nah untuk proses mengumpulkan testimoninya ini juga sangatttt koplak. Ada yang dengan loading bingung mau nulis apa, ada yang malah debat nanyain ini nomer HP siapa (itu nomer HP gw cuyyy, yang m3 pulsanya abis =_=), ada yang lagi pelatihan jadi baru ngirim malemnya, itupun beliau malah ngobrolin tentang karir panjang lebar terlebih dahulu. Koplak nianlah, bahkan si Arief (Pradana Putra) malah lupa belum ngasih testimoni lantaran sibuk UAS (wanyad nian kau ble). Testimoninya sendiri ada yang standar rata-rata air, ada yang sangat religi, ada yang whatthefun, yaitu Riza Dennih (Giat Putra).

Ketika proses pencetakan poster Twitter ini pun kembali kewarnai oreg, yaitu rencana awal yang nge-print Eka, namun karena di facebook nama akunnya tidak ditemukan (aran fesbukmu kuwi opo sih??? asli alay tenan mestiii) maka saya email ke Arief, eh ternyata si Arief sudah ganti alamat email, kirim lagi dah,, padahal itu nge-email-nya pakai HP sehingga kebayanglah berapa lamanya. Well, tak henti di situ, begitu dia hendak nge-print, ternyata saya salah kirim file. Emang kacaulah kita ini, namun bukankah itu yang mewarnai kekompakan kita ya?

Alhamdulillah poster sudah di-print, ini hasilnya.

Alhamdulillah pula piala sudah jadi


Tinggal kedua di-bungkus kado dan selamat buat Rani ^_^

Terpelanting (jilid 2)

Ada dua lagu Padi yg tampaknya cocok bagi saya... Pertama Rapuh.. Kedua Work of Heaven...

Rapuh...
Aku tak mengerti apa yang mungkin terjadi
Setulus hatiku aku tak mengerti

Ya aku sungguh rapuh, bahkan dibanding sarang laba-laba sekalipun dalam mengira apa yang akan terjadi di masa depan beserta segala risikonya

Work of Heaven
From this moment I still alive
From this moment I'll stand
From this moment I'll be...
the best I can be...

Sungguh lirik yang berpesan bahwa kito orang harus kuat terhadap segala wujud ujian

Namun realita tak semudah menyanyikan dua lagu itu
Apalagi bagi orang yg sisi introvert-nya makin menjadi
Punya teman tapi sukar memaparkannya
Terlebih rasa malu yang mendalam sudah kepalang terlanjur

Kasou

Barabara ni chirabaru hanabira shizuku wa kurenai
Kaketa tsuki yo maware towa no koi wo utsushi

Hitomi aketa mama
Fushoku shite yuku karada
Azataka ni ushinawareru
Kono ishiki dake wo nokoshite
Haru wo matezu ni

Itoshii anata wa tada
Sotto tsumetaku natte
Ude no naka de koware nagara
Hora yume no fuchi de yonderu
Itsumo no youni

Gravity increase as time goes by
My body is in your life and your life is in nt cosmos
We never ome close to each other
But here we exist as it is

Terpelanting

Oh i lost visibility
I only can smell where's road to my room
Lost? It's my friend..my close friend
We meet many times..it kicks me again and again...sweeter than before

Jangan Mau Jadi Orang Bodoh

Jangan mau jadi orang bodoh
Karena orang licik akan mudah memperdayaimu
Menjadikanmu komoditas untuk mengeruk keuntungan baginya

Jangan mau jadi orang bodoh
Karena tidak semua orang yang lebih pintar mau membantumu
Bahkan kadang mereka berkoalisi lantaran takut disaingi olehmu

Jangan mau jadi orang bodoh
Bila engkau tidak ada niat untuk belajar
Bila ketika kau sudah pintar justru membodohi yang masih bodoh

Singkat, Padat, Meng-influence

Fivvv,,,
Tak ad yg mudah,,,
Tp tak ad yg tdk mgkn
Nek mantep,ndang maju,,
[Arief Adityo Nugroho, 20 Mei 2013]

Saya tidak pernah menargetkan orang ini menjadi kawan karib
Namun berjalannya waktu, Allah menyematkan kekompakan di berbagai bidang diantara kami
Ketika banyak orang-orang inspiratif dengan berbagai trackrecord melintas di fragmen saya, dengan kesederhanaannya dia terus menjadi sahabat karib saya

Diantara kami, alhamdulillah bukan hanya lihai mengakrabkan diri ketika ada kesenangan
Tatkala ada permasalahan pun kami tak sungkan berbagi, ya kadang muncul solusi kadang tidak, namun setidaknya plonglah hahaa...
Salah satunya sedikit saran yang saya tulis di awal posting-an ini
InsyaAllah saran tersebut membangunkan saya

Dia memang orang yang kuat dan menguatkan orang lain
Dia orang yang baik dan membaikkan orang lain
Dia menjadi salah satu role model saya dalam memimpin
Selalu tenang dalam mengambil keputusan, tak hanya bicara, responsif
Boleh dikata spesies yang (maaf) di kampus saya tidak ada orang seperti ini

the light grows faint

Tidak biasanya saya menulis dengan judul lower case semua. Itu bukan salah ketik ataupun saya mulai luntur cinta terhadap EYD (Ejaan yang Disempurnakan), ini merupakan refleksi saya mulai keteteran dalam berlari.


cahaya itu meredup

Sungguh Allah Maha Penguasa, termasuk atas ketentraman hati ini. Segala ketenangan yang sempat bersemayam mulai diambilnya lagi. Hanya ada satu langkah untuk meminta kembali dari-Nya, yaitu konsisten dalam mengabdi pada-Nya.

cahaya itu meredup

Apakah ini pertanda dari-Nya bahwa segala pengharapan itu mulai sirna, keropos, dan terancam punah? Aku secara egois berharap tidak, namun bila itu kehendak-Nya, apa bisa dikata. Sempat pula berpikir, ini ujian yang muncul momentum yang tepat untuk menguji konsistensi visiku, bila demikian, maka sungguh aku merupakan insan yang lemah.

cahaya itu meredup

Optimis itu selalu berpijar, hanya saja pesimis selalu mengincarku, tatkala aku lengah tombak keputusasaan meluncur ke leher ini. Aku merangkak sendiri dimana berharap iba-Nya membasuhku. 

cahaya itu meredup

Cahaya itu sebenarnya terus dan semakin bernderang, hanya saya rabun mulai menggerogoti visiku ditambah taburan kabut.  Singkat kata, semangat ini perlahan teratur melunglai.

cahaya itu meredup

Ikhtiarku belum habis, selagi vonis belum ditimpakan, maka sejauh itu pula dayaku berpacu.

[Coming Soon] 50 Tahun Smansawi


10 Mei 2013 lalu di tengah demam, muncul inspirasi membuat desain sederhana tersebut. Tidak resmi dan memang ter-influence dari poster anniversary kampus saya (IT Telkom). Namun tidak menyurutkan kebanggaan saya atas desain ini. 
InsyaAllah 23 September 2013 nanti tepat 50 tahun SMA Negeri 1 Slawi
Semoga terus putra-putrinya terus menorehkan prestasi "now students but leaders tomorrow"