Peluang 8 Besar ISL

Sebentar lagi Piala Dunia selesai. Bagi pemain-pemain ISL tentunya kembali berkonsentrasi ke Indonesia Super League, sebuah kompetisi penuh kontroversi sepanjang historinya. Bahkan dengan peserta 22 klub, ISL jilid 2014 ini menyajikan dua wilayah dengan 11 kontenstan di tiapnya. 11 tim ini masing-masing akan memperebutkan 4 tiket istimewa serta menghindari 1 tiket bencana. 2 x 4 tiket ini adalah tiket ke babak 8 besar yang akna bermuara pada juara ISL. Sementara itu, 2 x 1 tiket bencana ini adlaah degradasi ke Divisi Utama. Dengan 11 kontestan tiap grup artinya akan ada 20 laga yang harus dilakoni tiap tim. Peluang lolos ke 8 besar sebelum kompetisi dimulai sebesar 36%, sedangkan ancaman degradasi sebesar 9%. Itu sebelum bola disepak pada menit pertama. Kini rata-rata telah menempuh 15 pekan (ada pula yang baru 14, ada pula yang sudah 16), artinya 75% laga sudha dilahap. Peluang pun tentu berubah, ada yang mendekati kepastian lolos, ad ayang masih mengawang probabilitas, ada pula yang justru "optimis" meraih tiket "bencana".

Klasmen Wilayah Barat (sumber: goal.com)


Di wilayah Barat, Arema Cronus terlalu tangguh dengan 35 poin meninggalkan 3 pesaing terdekat Semen Padang, Persib Bandung, dan Persija Jakarta. Bahkan selisih Persija di peringkat 4 dengan Sriwijaya FC Palembang di peringkat 5 sebesar 5 poin. Sriwijaya sendiri ditempel ketat Pelita Bandung Raya dan Barito Putra. Menariknya ketiga tim ini permainannya sangat labil dari laga ke laga. Ketika mengalami kemenangan tak terduga, maka lag aberikutnya mereka kerap tersandung. Situasi yang berbeda dialami Persija, Persib, serta Semen Padang. Persita Tangerang, Persik Kediri, dan Gresik United agaknya tidak terlalu memiliki ambisi mengingat peluang lolos sangat kecil dan peluang degradasi pun menipis karena juru kunci, Persijap Jepara baru meraih 4 poin, rentang 9 poin dari Gresik United, pemiik ranking 10. Menyaksikan kecenderungan laga demi laga serta situasi internal tim, komposisi 4 besar, 1 degradari, dan penghuni 5-10 tidak akan mengalami perubahan berarti.

Klasmen Wilayah Timur (sumber: goal.com)

Kondisi nyaris mirip juga didapati di wilayah Timur. Mitra Kukar bercokol di pucuk klasmen dengan poin 32 serta berjarak 3 poin dari Persipura Jayapura, satu-satunya klub yang belum tersentuh kekalahan. Selisih 2 poin dan 3 poin juga ditorehkan dari Persipura ke dua klub di bawahnya, yaitu Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan. Apakah ini berarti komposisi ini sudah kokoh? Agaknya tidak, Persela yang bermodal 24 poin ternyata dikuntit secara berturut-turut Persepam Madura United Pamekasan (21), Putra Samarinda (20), Persiram Raja Ampat (20), serta Persiba Balikpapan (19). Selisih 5 poin antara peringkat 4 dengan 8 jelas indikasi yang menarik karena daru 5 klub ini jika ada satu saja yang tersandung maka peta akan semakin rumit buat tim tersebut. 3 klub tersisa berada di zona yang sukar move on. PSM Makassar dan Perseru Serui asyik dengan 13 poinnya masing-masing di peringkat 9 dan 10. Persiba Bantul? 6 poin yang baru diperoleh membuat mereka mengibarkan bendera putih. Bicara trend, 3 klub teratas, Mitra Kukar, Persipura, dan Persebaya. Tiket tersisa sepintas lebih mudah bagi Persela, namun jujur dari Persela s.d. Persiba Balikpapan masih sulit diterawang siapa yang bisa benar-benar memanfaatkan peluang.

Dengan demikian 7 dari 8 tim kontestan 8 besar mulai tergambar. Persija, Persib, dan Persebaya, pemilik sejarah dari era perserikatan (bahkan dua tim pernah merupakan klub yang tidak pernah terdegradasi). Persipura, era perserikatan kerap dipandang sebelah mata, namun sejak era Ligina (s.d. ISL) 4 gelar sukses dicaplok plus rutin berlaga di kancah Asia). Arema, Mitra Kukar (dulu Niac Mitra Surabaya), dan Semen Padang merupakan delegasi dari kompetisi Galatama. Sejauh ini hanya Mitra Kukar yang belum pernah mengenyam trofi apapun (Semen Padang merupakan kampiun IPL dua tahun lalu). Secara peluang satu tiket tersisa di wilayah Timur diperebutkan 5 klub yang ternyata belum ada yang mengenyam gelar juara.

Satu-satunya wakil dari Jawa Tengah dan wakil tunggal asal DI Yogyakarta harus gigit jari karena walau secara sistematis masih berpeluang bertahan namun trend menunjukkan sulit bagi mereka beranjak dari juru kunci alias terdegradasi ke Divisi Utama.

Peluang di 8 besar? Saya lebih menjagokan Arema Cronus dan Mitra Kukar yang mampu menunjukkan konsisten sejauh ini. Kita lihat siapa yang mampu menggaet Piala Presiden tahun ini

Nasehat Untuk Para Istri, Para Suami, dan Para Calon Istri/Suami

Posted on 3 Januari 2013 by rinaldimunir.wordpress.com

Beberapa hari yang lalu saya memperoleh postingan di Fesbuk dan di milis yang berisikan nasehat untuk para suami dan para istri (juga untuk lelaki dan perempuan yang kelak nanti akan menjadi suami atau istri). Nasehatnya sangat bagus dan memberikan pesan yang mengena buat kita.

Kalau saya amati, media sosial dan media kirim pesan (e-mail, BBM, instant messenger) banyak manfaatnya dalam menebar pesan-pesan kebajikan. Begitu seseorang menerima postingan yang memberi kesan mendalam, dengan cepat postingan tersebut disebarkan (share) kepada teman, anggota kelompok, komunitas, dan lain-lain melalui media tersebut. Itu tandanya manusia sangat haus dengan pesan-pesan yang baik maupun pesan-pesan religiusitas. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa Fesbuk maupun Twitter tidak hanya media bergosip atau berbagi berita, tetapi juga dapat menjadi sarana dakwah kebajikan.

Kembali ke topik tulisan di atas. Nasehat untuk para istri (atau calon istri) saya peroleh dari akun fesbuk ini. Mudah-mudahan nasehat ini dapat menjadi renungan dan membawa kebajikan kepada para istri agar tetap menjadi istri yang shalehah.

Renungan buat para istri. Mengapa ridha suami itu adalah syurga bagimu wahai para istri?

1. Suamimu dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

2. Suamimu dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah dan ibunya hingga dia beranjak dewasa. namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
…

3.Suamimu ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.

4.Suamimu berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri. sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.

5.Suamimu berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu. sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.

6.Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka, karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka. karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri. SUBHANALLAH —

Tentu tidak adil jika hanya istri yang selalu diminta untuk memahami dan bersikap baik, para suami juga perlu diberi nasehat bagaimana cara memperlakukan istrinya dengan baik. Berikut nasehat untuk para suami atau calon suami yang saya copas dari sebuah milis.

Ada 8 nasihat untuk para lelaki, yang menurut saya cukup bagus juga, inilah ke 8 nasihat itu:

1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya).

3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.

4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu, maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

5. dua orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.

6. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.

7. Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin
mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.

8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan istrinya.


Subhanallah, nasehat-nasehat seperti ini sangat berguna bagi hidup kita. Meskipun tidak dikenal siapa yang pertama kali menuliskan nasehat tersebut, siapapun anda, mudah-mudahan pahala dari Allah SWT dilimpahkan kepada anda.

#SeputaRamadhan by @Nurani_FKMUI

Dalam salah satu haditsnya, Rasulullah saw. pernah bersabda, Mimin mau share keutamaan Ramadhan nih biar ibadahnya makin semangat :D #SeputaRamadhan

1. syahrul azhim (bulan yang agung). Kata azhim dapat menunjukkan kekaguman thdp kebesaran & kemuliaan sesuatu. #SeputaRamadhan
Ramadhan mulia dan agung, karena Allah sendiri telah mengagungkan dan memuliakannya #SeputaRamadhan


2. Syahrul mubarak. Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan bermanfaat #SeputaRamadhan
Setiap detik bagaikan berlian yg berharga krn semuanya diberkahi dan amal ibadahnya dilipatgandakan #SeputaRamadhan


3. syahru shiyam. Pd bln ini, dr awal hingga akhir kita menegakkan 1 dr 5 rukun Islam yg sangat penting yaitu shaum (puasa) #SeputaRamadhan

4. syahru nuzulil qur'an. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia penjelasan bagi petunjuk, dan furqan (pembeda).” (Al-Baqarah [2]: 185) #SeputaRamadhan

5. syahrul musawwah (bulan santunan). Di bulan ini, sangat dianjurkan bagi setiap Muslim untuk saling bederma & menyantuni #SeputaRamadhan

6. syahrus shabr (bulan sabar). Bulan Ramadhan melatih jiwa Muslim untuk senantiasa sabar, tidak mengeluh, dan tahan uji #SeputaRamadhan
Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual, dan operasional #SeputaRamadhan

Itu dia 6 keutamaan bulan Ramadhan yg dapat mimin share pd kesempatan kali ini. Smg dg ini, semangat utk menjadi lebih baik bs meningkat :)
Jangan lupa terus selipkan doa utk saudara2 kita yg di Gaza, jg bangsa kita agar dianugerahi pemimpin yg amanah. Wassalamu'alaykum! :)

Sparrow, Father and His Son

Beberapa Tips Membaca dan Menghafal Qur'an

Disarikan dari kajian sore bulan Ramadhan di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kota Depok

  • Konsisten, walau sedikit-sedikit namun rutinkan
  • Teguhkan niat karena Allah SWT
  • Pilih referensi
  • Jangan menghafal bila bacaan masih belum beres (tajwid dkk)
  • Berguru
  • Pergunakan tempat yang sesuai dan mendukung
  • Pilih waktu yang sesuai dan mendukung
  • Sering mengulang
  • Mulai dari An Nas s.d. Al Baqoroh
  • Muroja'ah
Pergunakan pula 5T, apa saja itu?
  • Tahyi'ah nafsiyah (persiapan mental)
  • Taskhin (pemanasan)
  • Tarkiz (konsentrasi, fokus terhadap niat, tujuan, dan apa yang dituju)
  • Tikror (mengulang-ulang bacaan yang telah dihafal)
  • Tarobut (hafalan yang sudah ada diikat)
Yuk berlomba-lomba dalam kebaikan ^^

Berkreatif di Tempat Menunggu

Menunggu memang kerap membuahkan rasa kesal. Hal itu jamak didapati saat kita berada di dalam halte bus, terminal, stasiun, bandara, dll. Apalagi bagi yang berkelana di kota besar, panas, dan tempat menunggu sesak. Di saat yang sama kita dikejar waktu, di saat itu pula kendaraan tak kunjung tiba. Catat pula keamanan yang ya begitulah... Maka tak heran bila tempat-tempat tadi lazim dipenuhi suasana negatif.

Bandingkan dengan tempat lain yang dianggap menyenangkan, misalnya taman alam, toko buku, kafe, restoran, hingga taman hiburan. Jelas berbeda memang karena tempat tadi merupakan tempat tujuan, bukan sekedar persinggahan. Namun ada hal unik yang membuat kita bisa berjam-jam di tempat-tempat inu, yaitu penuansaannya.

Tentu jadi inovasi ketika sebuah stasiun kereta dipermak dengan aura sepakbola, misalnya Piala Dunia, klub khas kota tersebut. Atau coba dekorasi suasana dengan yang adem-adem macam hutan raya, taman bunga yang romantis. Ingin suasana yang Indonesia banget?? Gunakan kreativitas bangsa sebagai kontennya, seperti karakter di Battle of Surabaya, Rangernesia, hingga apa lagi y? Banyak banget lho konten lokal yang bisa diangkat.

Atau coba pula mengisi speaker dengan alunan yang menyejukkan. Musik syahdu macam piano, violin, hingga akustikan gitar bisa jadi alternatif yang menguatkan semangat.

Apa manfaatnya??
1. Memberikan pengaruh positif kepada penggunanya
2. Membangun citra positif tempat tersebut
3. Memromosikan konten lokal
4. Bukti Indonesia memang KREATIF

Al Qur'an memang Istimewa

Muhjizat
Ketika Nabi Ibrahim AS dianugerahi muhjizat mampu bertahan saat dibakar api, lalu Nabi Musa AS mampu membelah lautan serta muhjizat para Rasul lainnya, maka Nabi Muhammad memperoleh muhjizat Al Qur'an. Apa istimewanya muhjizat satu ini? Keberadaannya masih ada walau Sang Rasul sudah wafat.

Suci
Ayat-ayat Al Qur'an terjaga kemurniannya dari berbagai pengaruh penyelengan isi di dalamnya. Ketika ada umat kafir yang berniat melakukan pengrusakan terhadap ayat-ayat Al Qur'an, misalnya menyusupi kalimat-kalimat buatannya, maka segera dapat dibongkar. Peran kita juga untuk senantiasa mempelajari Al Qur'an agar kita bisa ikut menjaga kemurnian dan kesucian Al Qur'an

Pembeda hak dengan yang batil
"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (Al-Baqarah:185)

"Bahkan mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) telah mengada-adakan dusta terhadap Allah". Maka jika Allah menghendaki niscaya Dia mengunci mati hatimu; dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak dengan kalimat-kalimat-Nya (Al Quran). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati." (Ash-Shūraá:24)

Sumber hukum
"Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya." (An-Nūr:1)

"Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya (hukum-hukum-Nya) supaya kamu memahaminya." (Al-Baqarah:242)

"Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam." (Yūnus:37)

Penyembuh
"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (Yūnus:57)

Disarukan dari kajian Al Qur'an Masjid Ukhuwah Islamiyah, Depok, 8 Juli 2014

Bersyukurlah, maka yang Terbaik yang Kau Temui

Yang kita sebut kegagalan itu semata dari sudut pandang egois kita. Karena itu merupakan pilihan terbaik yang dialamatkan kepada kita. Tentunya dengan berjuta misteri. Apakah yang ditujukan pada kita merupakan sebuah keputusan final ataukah jalan menuju hal lain, pada dasarnya semua berpulang pada kebaikan dari-Nya yang penuh keterbaikan.

Gundah tatkala baru menjalani satu semester di SMP N 1 Margasari ternyata bermuara pada kenyamanan akan suasana rindang penuh persahabatan yang sungguh luar biasa. Dari sinilah saya mengenal sosok-sosok inspiratif bernama guru. Dari sini pula saya mengawali kegemaran saya di Pramuka dan Karate, yang kelak akan dilestarikan hingga bangku S1.

Bimbang diantara dua pilihan sempat menggelayuti antara SMA N 1 Tegal atau SMA N 1 Slawi. Satu hal pembeda yang menjadi alasan untuk tetap bertahan di SMA 1 Slawi, yaitu persahabatan. Romantisme anak Pramuka (yang di kemudian hari disebut dengan GaNas 58), OSIS-MPK, DNA, Joker, dan macam-macam lainnya. Sungguh pula menyenangkan menjadi bagian dari SMA N 1 Slawi walau apa yang saya lakukan di sini tak ubahnya secuil dari kibaran prestasi almamater ini. Kolaborasi dahsyat di Pramuka dan KIR tepat menjadi alibi untuk lupa dengan nilai-nilai raport hehee. Di sini pula saya menemukan seorang kawan yang hingga menjadi kawan inspiratif saya dengan berbagai kematangan bertindaknya.

Penghujung SMA N 1 Slawi tahun 2007 menjelang PAB (udah kelas XII masih aja umbrus di PAB hehee) menjadi titik balik yang sangat ekstrim. Kebimbangan antara STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) versus Teknik Kimia Universitas Diponegoro justru didobrak oleh pilihan bernama Institut Teknologi Telkom. Padahal dua perguruan tinggi pertama sudah jadi komoditas dilema sejak kelas XI. Hanya bermodal feeling, saya mantapkan emngikuti tes plus kepo terhadap perkuliahan di situ. Dan Allah menunjukkan kemantapan hati untuk memilih Institut Teknologi Telkom. Lulus tes, langsung fokus ke UN (hehee, tapi sambil bantu-bantu di Pramuka ama KIR). Ternyata di perguruan tinggi satu ini...hmmm... SubhanaAllah banyak sekali pelajaran berharga yang saya jumpai di rentang 4,5 tahun kemudian, bahkan selepas dari kampus ini pun efeknya masih terasa hangat :)

Secara keilmuan, informatika alias komputer menjadi ladang yang penuh inspirasi. Saya ingin begini saya ingin begitu ingin ingin ingin itu banyak sekali :p. Secara keprofesian, banyak benih-benih ilmu yang saya dapatkan untuk dunia kerja (kenapa benih? karena baru mekar di saat kerja, tidak saat itu langsung). Termasuk di dalamnya pula kemantapan diri untuk menjadi dosen di kemudian hari setelah terilhami berbagai sosok hebat berwujud dosen. Secara dunia kemahasiswaan ini sungguh syahdu, bisa ikut berpartisipasi di himpunan fakultas plus lembaga eksekutif tingkat kampus plus laboratorium, serta UKM peminatan (dimana bekal ber-Pramuka dan Karate menjadi hal yang konsekutif untuk dibudidayakan hehee). Secara spiritual pun, walau sempat mengalami paceklik iman-taqwa, pada akhirnya iklim rohani di sini menjadi penerang di masa-masa penuh galau khas anak muda.

Apakah berarti ada kebahagiaan yang hilang jika saya tidak memilih jalur SMPN1MGS-SMAN1SLW-ITTelkom?? Kurang tahu juga sih, sudah terlanjur sibuk menikmati segala detail yang patut disyukuri di sini :) :) :)

Ketika berangan-angan menjadi seorang magister antara dua kampus, Sistem Informasi STEI ITB dengan Software Engineering Qatar University, ternyata Allah memilihkan MTI Fasilkom UI sebagai sawah formal bercocok tanam ilmu. Ini tak terlepas pula dari sebuah tautan terkait domisili kerja.

Sempat terpukul ketika gagal melamar kerja di Bandung karena bidangnya saya minati sekali, yaitu ber-COBIT. Justru saya terekspansi ke Jakarta Selatan, di sebuah kantor bernama Probindo Artika Jaya. Sungguh Allah memilihkan yang terbaik, tidak hanya untuk hari ini namun juga sepanjang waktu. Karena berlokasi di Jakarta, maka opsi ber-ITB agak rumit. Suasana riweh di tempat kerja juga agak menyulitkan diri fokus melamar ke SE Qatar University. Dan Allah menyodorkan MTI Fasilkom, opsi yang cemerlang karena sesuai jam kerjanya dengan kantor, lokasi yang sesuai dengna domisili sehari-hari dan sesuai dengan passion saya. Di Fasilkom ini pula saya menemukan banyak inspirasi yang memacu diri untuk lebih dan lebih serta smekain memperbaiki diri.

Pernah diri ini ingin mahir ber-coding karena saya sendiri baru benar-benar bisa meng-coding di usia ke semester 7 (bayangkan ada anak IF nggak bisa ngoding dengan bener selama 6 semester >___<). Minat juga diri ini berkarya di bidang website. Ingin diri ini menemukan koneksi-koneksi dari orang-orang yang produktif dan kreatif. Saking muluk-muluknya, diri ini berharap bis abekerja di bidang jurnalistik. Dan itu diperoleh semua di tempat kerja saat ini. Basis proyek utama di Departemen IT adalah PHP-based dengan fokus website serta main-project di Indonesia Kreatif. Masya Allah ini sudah mengakomodasi keinginan saya di yang diuraikan tadi.

Toba Fushima, ah rasanya heran dengan kosakata satu ini hehee.. tapi saya percaya ada hikmah di balik itu semua, dan saya yakin itu :) :) :)

RT Pemenang Kehidupan via @ITKC

Disadur dari grup IT Telkom Karate Club
Copas dari seorang Rekan Relawan Muda Indonesia (RMI) D.I. Yogyakarta :

PEMENANG KEHIDUPAN :
Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. 
Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut.
Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.
Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.
Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya,
"Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?" Sahabatnya menjawab,
"Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain".
"Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali", bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.
"Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita.
Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita.
Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri".
Sahabat Luar Biasa ...
Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita.
Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi.
Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.
Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba2 jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.
Coba renungkan.
Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain?
Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu?
Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak!
Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.
By. Theyo Purna Jogja

Share n Care via @idkreatif

Sebuah talkshow inspiratif kerja sama Tim Portal Indonesia Kreatif dengan Tim Cetak Biru Ekonomi Kreatif Kemenparekraf. Berlokasi di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, 6 Juni 2014 lalu, enam subsektor ekonomi kreatif, yaitu kuliner, seni rupa, seni pertunjukan, musik, kerajinan, serta mode, diulas bagaimana arah ke depannya. Kalau Band Armada bilang "mau dibawa kemana". 

Acara ini merupakan kelanjutan dari FGD Cetak Biru Ekonomi Kreatif dimana dipaparkan isu strategis yang terjadi di dalam masing-masing subsektor beserta siapa saja yang menjadi pengisi di dalam ekosistemnya. 

Inspiratif, terutama pada subsektor musik, seni rupa, dan kuliner :)