Gundah Gulana KA

Mulai sempoyongan ber-KA alias tesis
Awalnya hendak mengulas proses transformasi (merger) Telkom University dari sisi sistem informasinya. Eh, gegara membaca RPJP dan RPJM ekonomi kreatif malah kepikiran banyak ide...
Tapi...itu masih ide, hanya sekedar keinginan, bukan kebutuhan

Keinginan itu bersumber pada tuntutan dan kepenasaran pribadi
Sedangkan kebutuhan berangkat dari permasalahan yang konkret
Tentu jelas perbedaannya

Yang satu cenderung mengada-ada
Satunya jelas ada

Yang sekedar hanya untuk mengincar centang pekerjaan
Yang satunya lagi berpulang pada kondisi bedanya ekspektasi dengan kenyataan

Kembali membuka RPJP dan RPJM, keduanya bukan orientasi, tapi sarana

Bismillah ambil ekonomi kreatif sebagai topik KA

Blogger Tricks

Analisis Keselarasan PSSI Kota Bandung

Kota Bandung memiliki visi jangka menengah 2014 s.d. 2018, yaitu “Terwujudnya Kota Bandung yang Unggul, Nyaman dan Sejahtera”. Visi ini dijabarkan ke dalam 4 misi berikut:
• Mewujudkan Bandung nyaman melalui perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruk-tur serta pengendalian pemanfaatan ruang yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
• Menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani.
• Membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing.
• Membangun perekonomian yang kokoh, maju, dan berkeadilan

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung 2014 s.d. 2018 telah merumuskan sembilan isu strategi di dalam pembangunan Kota Bandung, yaitu: lingkungan hidup; infrastruktur; pengembangan TIK; pemberdayaan masyarakat dan ketahanan keluarga; penanggulangan kemiskinan, permasalahan sosial dan pengangguran; pendidikan dan kebudayaan; kesehatan; reformasi birokrasi dan tata kelola; serta iklim usaha, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Pengembangan TIK berkaitan erat dengan misi kedua Kota Bandung, yaitu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani. Keterkaitan ini merupakan bentuk implisit rencana strategis SI/TI sebagai komponen dalam membangun tata kelola pemerintah Kota Bandung.
Yang menjadi sasaran di dalam perencanaan strategis SI/TI pada Kota Bandung adalah terbukanya aksesibilitas bagi warga terhadap informasi pembangunan. Sasaran ini dikembangkan melalui strategi umum berupa pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dalam diseminasi program pembangunan dan pelayanan publik menuju Bandung Smart City. Strategi ini selanjutkan dikembangkan berupa empat buah arah kebijakan sebagai berikut:
• Membuka layanan jaringan media partisipasi, aspirasi, dan pengaduan publik yang terakses selama 24 jam;
• Pelayanan jaringan teknologi informasi di area publik;
• Peningkatan penggunaan TIK dalam pelayanan publik menuju cyber city;
• Tersedianya infrastruktur Teknologi Komunikasi dan Informatika.

Untuk mengetahui bagaimana keselarasan antara RPJMD Kota Bandung dengan rencana strategis SI/TI-nya, dapat mempergunakan IT Balance Scorecard (IT BSC). IT BSC yang dipergunakan pada proses identifikasi keselarasan ini mengadopsi konsep Mapping COBIT 5 Enterprise Goals to IT-related Goals. Proses diawali dengan penerjemahan visi dan misi sebagai business strategy menuju sasaran dan strategi umum melalui enterprise goals. Kemudian sasaran dan strategi umum sebagai strategi SI diterjemahkan ke dalam kebijakan dan implementasi melalui IT-related goals. Hasilnya akan memunculkan sejumlah aspek pada enterprise goals dan IT-related goals sebagai representasi keselarasan antara RPJMD Kota Bandung dengan rencana strategis SI/TI Kota Bandung. Pada Tabel 1 diuraikan keterhubungan enterprise goal dan IT-related goal yang sesuai dengan rencana SI/TI Kota Bandung

Enterprise Goals
- Portfolio of competitive products and services
- Customer-oriented service culture
- Business service conti-nuity and availability
- Information-based stra-tegic decision making
- Optimisation of business process functionality
- Optimisation of business process costs
- Managed business change programmes
- Operational and staff productivity
- Product and business innovation culture

IT-related Goals
- Alignment of IT and business strategy
- Commitment of executive management for making IT-related decisions
- Realised benefits from IT-enabled investments and services portfolio
- Delivery of IT services in line with business requirements
- Adequate use of applications, information and technology solutions
- IT agility
- Optimisation of IT assets, resources and capabilities
- Enablement & support of business processes by integrating applications and technology into business processes
- Availability of reliable and useful information for decision making
- Knowledge, expertise and initiatives for business innovation

Melalui IT BSC tersebut dapat diketahui bahwa orientasi utama penyelarasan strategi SI/TI menempatkan orientasi utama layanan SI/TI dari perspektif customer serta internal business process. Hal tersebut menunjukkan bahwa strategi SI/TI bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selaku customer serta efisiensi aktivitas di dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintah pada Kota Bandung.

Sugeng Rawuh November

Sebentar lagi bulan Oktober usai dan bulan November tiba
Portal Indonesia Kreatif pun akan memasuki masa-masa sibuk. Mulai dari berbagai perlombaan plus peningkatan kualitas konten dan.... jreng jreng jeng.... akan ada beberapa fitur baru. Sedikit bocoran tentang fitur-fitur baru di Portal Indonesia Kreatif.
- Tempat diskusi asyik, tempat sharing ide, saling memberi masukan positif dan tentunya dengan cara yang kreatif
- Interaksi saling padu melalui pertukaran informasi tentang karya kreatif apa saja yang telah dibuat sesama user
- Jarang di depan laptop/PC? Well, Ik will accomodate you
- Akan ada repository tentang program-program ekonomi kreatif, riset ekonomi kreatif, hingga informasi dukungan pendanaan bagi orang kreatif

Memang terjadi keterlambatan proses implementasi secara terstruktur, sistematis, dan masif. Tapi yuk ah fokus ke perbaikan masa depan.

Banyak pelajaran yang dipetik di dalam proses pengerjaan fitur-fitur di Portal Indonesia Kreatif. In syaa Allah saya masih semangat dan akan memberi yang terbaik. :)

Kamu ada Dimana

Al-Mu'minūn
[1] Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
[2] (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya,
[3] dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
[4] dan orang-orang yang menunaikan zakat,
[5] dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
[6] kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
[7] Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
[8] Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
[9] dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya.
[10] Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
[11] (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Kamu ada dimana? Iya kamu...
diriku sendiri yang tatkala bergalau malah menghabiskan waktu dengan hal-hal yang sangat tidak penting

Kamu ada dimana? Iya kamu...
diriku sendiri yang tatkala dipanggil untuk menghadap-Nya, malah asyik menunda-nunda

Kamu ada dimana? Iya kamu...
diriku sendiri yang tatkala sholat fisik di dalam shaf tapi pikiran bagai layangan terbang arah jelas

Kamu ada dimana? Iya kamu...
diriku sendiri yang lari dari amanat.. sebagai muslim... sebagai anak... sebagai bagian dari perusahaan... sebagai bagian dari organisasi

Kamu ada dimana? Iya kamu...
diriku sendiri pasca hari-penghakiman nanti?

Lengkungan Senyum di depan #STIS

Cuma ini satu-satunya kampus yang bikin saya selalu senyam-senyum cengar-cengir tiap kali lewat di depannya. Bukan karena mantan mahasiswa, tapi mantan calon peminat.

Dulu galau banget milih antara STIS, Universitas Diponegoro, dengan IT Telkom. Tiket menggiurkan berupa seleksi via Olimpiade Statistik sempat dijabanin walau tahap kualitifasi saja nggak lolos :v.

Seiring waktu berjalan dan hasil istikharoh, akhirnya diri ini memantapkan diri untuk memilih IT Telkom. Tatkala semester empat dimana bencana IP 1,05 melanda membuat diri ini berniat undur diri dan mendaftar ke STIS, namun pada akhirnya Allah mengarahkan saya untuk melanjutkan perjuangan hingga akhirnya merengkuh sarjana teknik informatika di IT Telkom.

Walau demikian, sampai sekarang saya sering lewat kampus STIS lantaran itu jalur pulang dari UI Salemba ke Kalibata. Dan saya sering kikuk mengenang masa-masa unik tersebut.

Bukan tentang mimpi yang layu sebelum mekar, tapi bagaimana Allah punya rencana hebat :)

Most Unpredictable Moment Tiday: Arigatou Ridho

Ini foto diambil dua pekan lalu...
Bisa dibilang ini formasi full persinel IK setelah sekian lama ini...


Siapa yang menyangka hari ini salah satu diantara kami secara resmi mengakhiri petualangannya
Thank you Ridho...(duduk paling kanan)
Sukses menggapai mimpi-mimpi hebat berikutnya

CAB-RAS #Smartslawi


Gov to Program [1]

Sebulan ini bukan durasi yang ringan nan mudah. Terlebih ke depannya, akan muncul tantangan demi tantangan yang perlu tuntutan fisik, mental, plus pemikiran untuk menghadapinya. Ini berkaitan dengan status sebagai tukang coding di Portal Indonesia Kreatif. Salah satu gebrakan di penghujung tahun ini adalah Program, sebuah subdomain baru di Portal Indonesia Kreatif yang merupakan evolusi dari Gov.

Gov, sebuah subdomain yang (jujur) underestimated dari sisi popularitas. Wajar memang, kalau disurvey apa yang lebih menarik bagi masyarakat antara berita kreatif, karya kreatif, profil orang kreatif, kalender kreatif, dan statistik+program kreatif, tentu opsi pertama dan kedua yang jadi favoritnya. Ketika News identik dengan berita/liputan, Event identik dengan kalender, Directory identik dengan profil/database, Showcase identik dengan pameran, nah Gov ini identik dengan apa?

Gov secara ringkas merupakan gabungan dari:
1. Riset dan statistik ekonomi kreatif
2. Program-program pemerintah terkait ekonomi kreatif
3. Tata kelola HaKI untuk industri kreatif
4. Profil institusi pendidikan tinggi kreatif
5. Informasi pembiayaan industri kreatif
6. Ranking Indonesia yang berkaitan dengan ekonomi kreatif
7. Publikasi mengenai ekonomi kreatif

Tantangan terbesar terletak pada tata kelola konten, baik narasumber maupun tim redaksi Portal Indonesia Kreatif.

Berangkat dari ekspektasi untuk lebih mengakrabkan diri melalui brand baru, maka diputuskanlah untuk mengevolusikan Gov menjadi Program. Rasanya memang agak bingung ketika membangun sebuah sistem yang meruntuhkan sistem lama yang sudah dibuat susah-susah. Tapi di situlah nilai-nilai keikhlasan akan dituai dari situ. Orientasi dalam membangun sebuah sistem baru bukanlah urusan suka tidak suka ataupun sakit tidak sakit ketika sistem lama yang dibuat dengan berdarah-darah. Orientasinya adalah menyediakan informasi yang bermanfaat dan tentunya itu ibadah, maka jangan sampai rasa suka tidak suka mengotori niat yang harusnya ikhlas.

Kabinet itu bernama "kerja"

Huru-hara pemilihan presiden sudah menjadi memori yang "renyah" karena benar-benar membuat banyak orang terbius dan sakau utuk ikut berkoar-koar. Ok, yuk move on. Marilah kita orang menatap masa depan di bawah kepemimpinan Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla. Frase "kepemimpinan" sengaja saya pilih daripada "rezim" ataupun frase lain yang mencerminkan jabatan struktural. Kini kedua sosok tersebut diharapkan tidak sekedar terpampang di dinding sekolah-sekolah persis di bawah logo Garuda Pancasila. Konkreatnya "kerja" merupakan hal yang patut dibuktikan melalui formasi penuh ekspektasi yang bernama "Kabinet Kerja".

Walau bukan simpatisan dan pendukung keduanya tidak berarti yang saya tulis merupakan agresi/mosi tidak percaya. Namun lebih "sekedar cuap-cuap" dari seorang rakyat jelata.

Salut dengan busana yang dipilih untuk "launching" nama-nama yang dipercaya menjadi menteri. Tidak ada jas yang terkesan glamor. Kemeja putih dengan nuansa sederhana. Sebuah reminder bahwa mendapat "jabatan" tersebut berarti bukan untuk disombongkan ataupun dirayakan, namun fokuslah pada "kerja". Kasus tumbangnya 3 menteri di era Kabinet Indonesia Bersatu lantaran kasus korupsi agaknya menjadi rambu-rambu bagi JKW-JK untuk lebih antisipasi bahaya laten korupsi sehingga menjelang diumumkannya nama-nama menteri, organisasi bernama KPK berulang kali disebut-sebut tengah dijajaki kerja sama untuk melacak track record para calon menteri.

Sebagai masyarakat awam, terus terang saya masih belum memahami beberapa fenomena unik di dalam pembagian nama dan ruang lingkup kementerian di Kabinet Kerja ini, antara lain:

  • Apa bedanya Kementerian "Pertanian" dengan Kementerian "Agraria" dan Tata Ruang
  • Unik juga dengna adanya Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Maritim, dua kementerian koordinator yang baru ada di periode ini
  • Mengapa pendidikan tinggi dialihkan dari Kementerian Pendidikan Nasional (lama) menuju Kementerian Riset dan Teknologi (lama) sehingga saat ini yang ada berupa Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kenapa heran? Pertama, risiko yang sangat besar untuk memisahkan antara pendidikan dasar, menengah, dengan tinggi ke dalam dua kementerian yang berbeda. Kedua, jika alasannya agar apa yang dikembangkan di perguruan tinggi bisa diterapkan di riset dan teknologi, maka timbul pertanyaan "kenapa tidak digabung dengan perindustrian?"
  • Mengapa ekonomi kreatif dipisahkan dari Kementerian Pariwisata (d/h Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) sedangkansalah satu isu yang menjadi daya tarik orang memilih JKW-JK adalah ekonomi kreatif. Berhembus isu susulan bahwa ekonomi kreatif akan dikelola oleh badan setingkat menteri, nah pertanyaannya, apakah hal tersebut mampu setidaknya mempertahankan performa Kemenparekraf yang justru sudah memperoleh kepercayaan tersendiri di blantika orang kreatif Indonesia

Semoga Kabinet Kerja ini mampu menorehkan pengaruh positif bagi NKRI :)
Dan tak lupa agar menjaga nilai-nilai Bangsa Indonesia dari ancaman liberalisme, atheisme, serta hedonisme

Sebuah Kado Silaturahim di Suatu Senja

Sungguh sore yang sebenarnya biasa saja sih, panas, gerah, dan tak lupa tetap dibayangi deadline di hari Senin esoknya. Tapi berhubung ada orang-orang spesial yang mengajak silaturahim maka sore kemarin jadi punya makna yang spesial. Rencana yang agak mendadak, bahkan hingga H-sekian jam masih saja umbrus tentang kepastian acara. Mungkin itu sudah jadi bagian dari adat kita #eh.

Jadi ceritanya kapten sekaligus putra terbaik Tembokluwung, yaitu Mas Arief Adityo sedang ada training di Jakarta Selatan. Maka sungguh snagat sayang sekali untuk melewatkan momen ngumpul dan diperoleh beberapa kawan-kawan super kece yang bisa hadir di sore ini. Ada Mas Esa dan Mba Aas yang jauh-jauh dari Tangerang Selatan dan Jakarta Barat, ada juga Mas Adit yang dekat-dekat dari Jakarta Pusat plus bintang tamu Mba Ratna dari Depok. Pokoknya beuhh kecelah orang-ornag itu.



Berbagai orbolan koplak dan ngajak berantem tentunya jadi momen yang tiada terlewat. Berbekal karakter yang penuh potensi komedian, tentu tidak sulit menemukan berbagai lelucon yang sungguh tiada selesai dilontarkan. Ah, sungguh kok kalian lucu sih?