Ng-asdos (lagi) di eBuss
Bukan lingkungan yang asing, bahkan MTI UI menyerap banyak nostalgia saya di sini. Kiprah 3 semester yang "keras" dengan sponsor KRL sebagai tunggangan rutin plus histori tugas yang berlimpah ruah. Maka, tak banyak pikir panjang untuk mengiyakan tawaran (meminjam istilah Budhy Haryono) "tidak terduga" menjadi asisten dosen eBuss semester lalu, juga semester ini. Pun mata kuliah yang asyik nan menguras pemikiran otak kanan, itulah eBusiness. Sebagai catatan musim ini bisa dibilang eBusiness mengalami fase transformasi menuju antara eCommerce dengan Digital Business.
Tak disangka bekal ngoprek OpenERP di PAJgroup dulu menjadi bekal untuk memahami konsep dan peran ERP dalam bisnis. Tak dinyana geliat di eBuss sebagai peserta didik menggugah ide-ide dalam mengembangkan tujuan saat menyusun tugas. Dan tidak dipungkiri bahwa pengalaman ngasdos semester lalu berkontribusi banyak bagi saya dalam menyiapkan diri mengajar di Univ. Telkom.
IT Perlu Diperjuangkan
Berkali mampir kemari sebagai tamu. Berbagi pemantik inspirasi bagaimana IT bisa berarti. Berjelajahi gagasan walau kadang kendala merintang. Dominasiroblema masih seputar bagaimana semangat IT bisa dibangun sebagai komitmen yang terencana dan emenihi kebutuhan organisasi.
Jalan tampaknya masih panjang, samar berliku tapi itulah mistri yang oleh Allah masih dipersilakan bagi kita untuk memperbaiki ya
Terkadang dan Begitulah
Kadang lelah kerap menghampiri
Liputi layaknya dialah karib dari peluh ini
Dimana waktu benar sukar ditaklukan
Sementara kitalah boneka turuti obsesi
Kadang damai mengunjungi hati
Semilir tedih sebagai pelipur yang manjur
Pulihkan daya yang lapar nutrisi
Begitulah hidup bukannya nirbahagia
Silih berganti rupa segala pekanya kita jua
Ya begitulah cara Tuhan menampakkan lemahnya kita
Review LiTIK Pekan 3
Apa yang saya gusung di sesi ini sebetulnya bukan barang baru. Di lingkungan kampus berbasis TIK, mahasiswa Universitas Telkom tentu rutin mencari informasi di internet. Faktor agenda akademik, gaya hidup, hingga fasilitas hotspot sudah jadi pele ut tingginya intensitas mereka mencari informasi di internet. Di kesempatan ini , saya hanya menyinggung dari kaidah teoretis.
Saya mengawali sesi ini dengan memberikan penegasan tentang pentingnya informasi bagi semua profesi di dunia ini. Setelah itu kami bergegas untuk mengulas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi mutu informasi. Jauh sebelum hari H, saya mendapati bahwa ulasan di sini erat kaitannya dengan dimensi-dimensi kualitas informasi yang pernah saya jelajahi mulai dari saat tesis s.d. proyek riset ke ICoICT. Maka, saya sisipkan ulasan tambahan tentang dimensi kualitas informasi.
Kemudian beberapa tinjauan teoretis mengenai pencarian informasi juga turut disajikan di sini. Mulai dari mana saja kita bisa mencari informasi yang sesuai kebutuhan. Tdrdapat pula paparan mengenai permainan kata-kata kunci dalam mencari informasi yang paling kentara tentu menjajal kata 'Teknologi Informasi' sebagai pengganti 'Sistem Informasi' karena kedua saling terkait.
Review LiTIK Pekan 5
Pagi ini berbagi inspirasi tentang kriteria evaluasi informasi dan pencarian informasi
Saya mengambil contoh blog pribadi yg kece milik bang @wirawan winarto dan @wiranurmansyah sebagai contoh relevansi blog terhadap topik tertentu
Salut kpd kreativitas kalian
Selamat dan Semoga Dilimpahi Berkah
Bulan September, dan malah hingga Oktober, ini penuh dengan kabar gembira, terutama berkaitan dengna hablumminannas. Alhamdulillah banyak kawan saya yang akan menunaikan amanat baru sebagai seorang suami. Ikatan pernikahan yang mereka lalui masing-masing itu saya yakin akan berlumuran cerita unik masing-masing. Ada yang menemukan jodoh yang ternyatakawan satu jurusan saat kuliah, ada yang ternyata kawan satu SMA, ada yang ternyata pernah satu kepanitiaan. Semua punya rekam histori yang tentu menarik untuk dipelajari sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya.
Semoga penuh berkah kpd kalian bersama pasangan masing-masing mas Triyoga Adi Perdana , mas Mokhammad Dina , mas Senoaji Nurfaizin , mas Mukhamad Jaenuri , mas Anindityo Suryohudoyo , Dias Yusuf Wardana serta yang sudah mendahului di awal bulan September ini, mas Aditya Setiaji W.
Salam dari saya beserta Prati Hutari Gani
Bhayangkara FC, Momen Kembalinya Persebaya kah?
Tentang Mereka di Stasiun Purwakarta
Terus terang pemandangan di area Stasiun Purwakarta ini memantik perhatian saya. Saya yakin tidak hanya saya, setidaknya jika istri saya menenteng kamera digitalnya di sini maka dia akan melahap sekian waktu untuk mendokumentasikan bongkahan-bongkahan tersebut. Dan saya yakin istri saya akan protes karena kenyataannya pengunjung stasiun dilarang mendekati lokasi tersebut.
Berbagai bongkahan kereta di sini, menurut saya,terlalu sayang jika hanya digeletakkan begitu saya seperti ini. Memang mereka sudah tidak lagi laik untuk beroperasi. Namun ketidaklaikan itu jika berurusan dengan rel kereta api. Bagaimana dari sisi edukasi dan histori? Akan lebih bermanfaat jika mereka ditata ke dalam lingkungan berwujud museum.
Dengan merelokasi mereka ke dalam lingkungan museum, kita akan !enikmatk galeri yang sangat nyata tentang kiprah perkeretaapian sebagai salah sati transportasi massal paling populer Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera. Malah, frngan mengolahnya secara "cantik" akan bermuara pada pemasukan masa depan bagi PT KAI.




