2 puisi era 2005

SEBUAH KISAH PAGI INI

Terbukalah matamu ...
Tataplah silaunya ufuk mentari
Beranjaklah dari tidurmu ...
Tinggalkanlah sisa mimpimu

Kala terbasuh wajahmu ...
Hapuskanlah malasmu
Kala terbayang yang menunggu
Sambutlah pagimu ... harimu

Semasa ada kicau terhiasi jendela
Lazuardi bersayap hembusan angin
Pagi 'kan serasa indah ... kenanglah
Ketika semuanya ikhlas kau jalani ...

Alam sehijau senyummu
Langit sebiru ramahmu
Pagi tercipta untuk kau rasakan
Sambutlah harimu ...

Tiada pernah sedih melanda
Bila kau tetap bahagia


LAMUNANKU

Terbaca rasa sesal ... perpisahan lalu
Terjadilah kita bertemu lagi
Tiada terbaca adanya abadi
Bolehkah kujumpa dikau selalu

Kusadari kupernah lukaimu
Dan anggap kau tiada berarti
Tak lagi seperti dulu ...
Kini kubutuhkanmu kasih ... sayang tulusmu

Tebayangkan gelapku
Bila kau tak lagi temaniku
Bisakah menuai makna ... hidupku
Bisakah hati ini rasakan cinta sejati

Akanlah percuma walau kau di hatiku
Kar'na kau tak disampingku
Akankah kau pahami tulisan batinku
Kar'na tiada bisa kita satu jiwa lagi

Sedihkulah 'kan benamkan angkuhku
Sepikulah 'kan taklukan riuh dunia
Tenggelam dan terapungku di khayalanku
Tecipta puisi terbaurkan lamunanku

No Response to "2 puisi era 2005"