Pandangi Jogja Malam ini - episode 2

kali ini aku akan memaparkan mengenai perjalanan ke Jogja pada 2010 dan 2011...


Perjalanan ke Jogja sebenarnya di luar dugaan, tadinya aku hanya merencanakan sebuah perjalanan yang bertajuk Grand Route Elevation dimana berawal dari Bandung (IT Telkom) ke Bogor (IPB) dilanjut ke Jakarta (PRJ) lalu ke Bandung lagi dan diteruskan ke Semarang (Poltekkessem, Undip, Unnes). Dari Semarang muncul ide untuk melanjutkan ke Solo, tepatnya di UNS dan UMS, sekedar informasi saya mengalami salah perkiraan dimana saya berasumsi lokasi kampus seperti di IT Telkom yang semua fakultas blekutek menjadi satu, ternyata di UMS Fakultas Kedokteran terpisah, dan entah apa yang merasuki saya hingga berjalan kaki yang kemudian saya ukur beberapa pekan kemudian via GoogleMap ternyata 17 kilometer, beuh,,,sama saja Slawi-Balapulang...itu berlangsung kisaran jam 8 pagi hingga 10 pagi dan selepas Dhuhur muncul ide gila untuk meneruskan perjalanan ini ke Jogja..mau ngapain? uang tinggal dikit juga...hohoho...checkpoint sajalah...alhasil nyampai juga saya di Jogja menjelang Ashar di terminal Giwangan, kemudian saya melahap Trans Jogja, karena tidak tahu apa-apa di Jogja, maka saya menuju ke UNY hanya untuk jalan-jalan sore...setelah sholat Ashar di situ saya naik Trans Jogja dan terjadilah insiden salah turun gara-gara ndlenger dan salah denger...alhasil saya jalan kaki dengan taksiran jarak 20km...hohoho...makin berotot saja betis ini...

Lantas ngapain saja di Jogja selain ke UNY dan jalan-jalan sore (baca:nyasar)...mmm, sebenarnya salah satu tujuan dari Grand Route Elevation yang saya inisiasi dari saya oleh saya untuk kalian adalah memperoleh isnpirasi tentang motivasi untuk lebih bersungguh-sungguh dalam kuliah, ini sangat berpengaruh ke dalam cara saya kerja keras kuliah di semester-semester berikutnya. Selain itu saya ingin bertemu kawan-kawan saya di tanah rantau mereka masing-masing walau tidak semua dapat terkunjungi (baca:dirusuhi)

Tujuan lainnya dan utama adalah mencari inspirasi untuk mengembangkan Departemen Komunikasi dan Informasi yang pada saat itu saya diamanati menjadi menteri. Pada paruh kedua BEM KBM IT Telkom 2010 banyak perubahan konsep strategi dan teknis yang dipengaruhi inspirasi dari Grand Route Elevation tersebut, antara lain artikel mengenai kronologis suatu kontroversi, profil sautu inovasi di kampus yang mana terinspirasi dari kegiatan kayak dengar pendapat megnenai hasil advokasi di UNS namun ada juga yang belum terwujud seperti map of campus yang saya dapatkan idenya dari UNY, plagiat ide? saya pikir tidak, akrena inspirasi tersebut saya sesuaikan dengan budaya di IT Telkom.

namun yang agak saya sayangkan di kemudian hari adalah lupa untuk berkunjung ke UGM, padahal ada beberapa hal menarik yang bisa dikembangkan oleh Kominfo BEM KBM IT Telkom.

Setahun berikutnya saya terpanggil lagi ke Jogja, namun dalam kondisi sudah direncanakan. Ini ebrawal dari sms sang koor Kumdias Racana IT Telkom yang menanyakan siapa yang hendak ikut acara dari Racana UGM. Sebenarnya waktu itu saya ada Kerja Praktik, namun entah mengapa hati menyeruak berkata "ayo ikut aja,,yang Latgabnas di Banten aja ente ga ikut ve..KP bisa minta izin lah..kapan lagi ?"..oke saya turutin kata hati saya dan kemudian selang beberapa hari diinformasikan saya dan KDR saya, Triyoga Adi Perdana yang berangkat ke acara itu, segala macam tetek bengek katanya akan disiapkan Yoga, termasuk teknis pendaftaran, kebetulan posisi saya juga sedang riweuh di KP sehingga kurang fokus dalam persiapan. Namun H-3 Yoga mengabari gak jadi ikut sehingga saya pun bersolo karier..oke...siapa takut, lantas menanyakan apa yang perlu dipersiapkan namun agak absurd jawabannya, sedikit demi sedikit saya penuhi persyaratannya, saya juga tanyakan "kiye pembukaane tangal 14 esuk kan?" (baca:ini pembukaannya tanggal 14 pagi kan?" dan dijawab iya...namun pada tanggal 13 jam 10 siang dapet sms mengingatkan jangan lupa nanti jam 1 siang upacara pembukan #jlebbbbbbbbbbbbbb owh shellll...opo iki? karena kondisi yg GJ itulah akhrinya saya konfirmasi baru bisa ikut acaranya 14 pagi, dari Sangker mengiyakan. Dari Semarang saya berangkat menjelang Maghrib dan sampai di Jogja jam 1 malem..mau minta tolong panitia untuk nginep bingung...akhirnya nginap di masjid pombensin deket UGM...sotoy pisanlah...Ohya, nama acaranya ntu Temu Karya Nasional Pramuka Pandega Perguruan Tinggi alias TKNP3T

Besoknya dengan tampang perlu disetrika alias kisut saya datang dan disambut Sangker dengan heran "kenapa semalem ga ngabarin kalo udah dateng mas? kita semaleman standby ko...semalem ada juga yang baru dateng" #jlebbbbjiliddua... inilah perlunya komunikasi dan informasi yang jelas..

Saya tidak akan menjelaskan rundown selama di situ...itu bisa dibaca di LK yang sudah saya susun ke BK dan Racana..sedikit overview tentang di sana ya... sebagian besar waktu dihabiskan berupa workshop di Omahjawi, Kaliurang... materinya tentang pariwisata, inilah yang menginspirasi saya yang saat ngetik ini sedang magang di DisBudPar Kota YK, selain itu meningkatkan semangat untuk mngerjakan karya tulis tentang pariwisata yang diikutkan di lomba GemasTIK 2011 yang ternyata tidak lolos T_T Ada juga jalan-jalan ke Kinahrejo, desa yang paling dekat dengan Merapi dan nyaris luluh lantak semuanya saat bencana Merapi 2010 lalu. Overall banyak hal yang saya dapatkan untuk dikembangkan di Racana...hehe 2010 nemu inspirasi untuk BEM, 2011 nemunya inspirasi untuk Racana, terima kasih kepada semua pihak yang mau berbagi..

Perjalanan di Jogja kali ini lebih humanis dengan banyaknya kenalan baru yang semakin membuka wawasan saya,,terima kasih buat ka Asih, kak Dika, kak Aryfh, ka Bambang, ka Aminah, kak Babe, kak Anas, kak Mahsun, kak Anggi, kak Noe, kak Indra, kak Stenly, kakak-kaka yang tidak bisa sebutkan satu persatu#mungkinuangsogokanbiartercantumnyakurang. Tapi saya kui Sangker sangat solid dan welcome (welcome di sini tidak berarti kesed) dan sangat membantu peserta yang tidak tahu apa-apa tentang akses keluar masuk Kota Yogya.


SEcara jumlah kita hanya kepala dua tapi secara kekompakan saya jamin luar biasalah... ada yg pendiem seperti saya ada juga yang udah kayak radio24jam, ada yang paling cepet kalo sesi makan, ada juga yang lebih cepet..hehee...

Jujur saja, itu adalah event Pramuka tingkat nasional yang pertama kali saya ikuti, bila menengok betapa mediokernya saya dalam kepramukaan saat SMP, sungguh bersyukur aku pada-Nya.

Salah satu momentum yang biasa saya sebut Night to Remembered adalah pas Malam Sugeng Tindak, dimana Sangker dan peserta kita berbaur dengan teknik presentasi melawak yang kruik dan renyah plus dipadu jagung bakar, ada juga dangdut....makasih buat semuanya...esoknya kami piknik ke Keraton, Masjid Gedhe, TamanSari dan Malioboro...sungguh kenangan yang takkan terlupa... Akhirnya dikarenakan kewajiban KP yang harus bertanggung jawab maka seusai sholat Isya saya kembali ke Semarang...sungguh pengalaman yang tidak bisa ditukar dengan apapun...

Namun......#ehmmm tampaknya saya pending kelanjutan baris ini...bisa jadi saya lanjutkan bisa jadi hanya tertulis "Namun"...kenapa?? biar Allah yang menjawabnya

bersambung ke episode 2012-->Jogja with BPHagnificent feat NisaChaeAzwar

No Response to "Pandangi Jogja Malam ini - episode 2"