Ekspedisi Andalas Siger-Tanjak #2

Sebuah pagi di suatu pombensin ...

Bus berhenti dimana di pombensin itulah hampir semua penumpang turun, termasuk saya. Tujuan (nyaris) tergapai, ya pombensin itu merupakan pinggir kota Palembang, tepatnya kawasan KM07. 7 kilometer, apabila dalam keadaan biasa, tentu memancing diri ini unuk jalan kaki, tapi dengan keterbatasan fisik (asli masih capek pisan :/)

Surat kabar yang memberitakan kemenangan Timnas U-19 atas Korea Selatan semalam

Ceritanya bukti pernah ke Jembatan Palembang

Palembang... beneran nih ngebolangnya saya berhasil yampai situ?
Teringat sekitar dua pekan sebelunya melihat peta di Studio Indonesia Kreatif yang menunjukkan lokasi Palembang yang relatif jauh dari domisili saat ini, yaitu Jakarta Selatan. Beruntungnya saat itu saya sudah mahir mempergunakan aplikasi GoogleMaps di HP sehingga lebih bisa memahami harus langkahkan diri kemana. Dan berkaca dari pengalaman 'agak serabutan dalam berwisata' saat di Bandar Lampung, maka langsung saya browsing objek menarik di Kota Pempek ini. Alhamdulillah lokasinya sudah terbayang. OKay, prioritas hari ini di 3 objek, yaitu Jembatan Ampera, Sungai Musi (kan persis di bawah Jembatan Ampera :p), dan Pulau.... Ah, syukur-syukur bisa menuju ke Jakabaring.

Mendekati Pulau Kemaro via perahu :)


Pagoda di tengah Pulau Kemaro

Jembatan Ampera dari tengah Sungai Musi


Agak siang hari, rasanya agak aneh bila tidak mmenyempatkan diri ke GSJ alias Gelora Sriwijaya Jakabaring. Emang lokasinya dimana? Bermodalkan papan arah di pinggir jalan akhirnya jarak (yang ternyata sekitar 5-7km) berhasil ditempuh. 

Agak ga percaya juga sih bisa ngebolang sejauh ini :)


yeahhhhh I was there :)


Hari mulai sore, rasanya sejuk sekali berada di Masjid Agung Palembang. Bekal Al Quran rasanya menjadi bekal terbaik sepanjang perjalanan ini :)

Mimbar khotbah Masjid Agung Palembang


Masjid yang sederhana namun mengademkan


Senja menyapa, diri ini masih berkeliaran hingga akhirnya suasana malam nan ramai di sektiar Jembatan Ampera membuktikan bahwa Palembang  terus menyala mmerona.
Merah galo ... Merah galo

Malam semakin larut, mau menginap dimana nih? Entah darimana munculnya ide ini, tapi akhirnya bocah satu ini memutuskan menginap di mushola Rumah Sakit :) 


Pulang melalui Stasiun Kertapati

No Response to "Ekspedisi Andalas Siger-Tanjak #2"