Lebaran (InsyALLah) terakhir sebagai mahasiswa S1

Apa kabar TA ku?Tampaknya sudah usang dan diselimuti sarang laba-laba

Well,  di malam yang nikmat ini saya kembali ingat ingin bercerita tentang nikmatnya persahabatan yang romantis. Oh ya, kenapa saya sebut malam ini "nikmat"? Karena malam ini tepatnya pukul 00.00 (katanya) sudah bisa memilih mata kuliah untuk semester depan. Semoga menjadi registrasi saya sebagai mahasiswa S1 di IT Telkom.

Persahabatan itu indah, apalagi bila telah melewati berbagai suka dan duka. Itulah mengapa pertemuan dengan sahabat-sahabat menjadi menu yang dinanti di saat libur lebaran, tentunya selain berkumpul dengan ibu dan ayah. Lebaran di September 2012 ini insyALLah menjadi lebaran terakhir sebagai mahasiswa S1.

Liburan kali ini memang bukan berarti sangat-sangat luang. Tatkala aku bisa sampai ke Margasari, berbagai agenda menumpuk di depan mata,
dan itu tidak kalah menguras waktunya dibandingkan dengan kepanitiaan PDKT, yaitu menulis karya tulis untuk gemasTIK dan pastinya nonnonnonnontonnn Kamen Rider :P. Sempat kelabakan ketika baru sadar penutupan pendaftaran tanggal 8 Agustus, untungnya diinfokan kalau pendaftaran diundur menjadi 24 Agustus, masih ada waktu untuk melamar pak Mahmud DS menjadi dosbing...hehe...makasih bapak :D
Diawali dengan hari lebaran itu sendiri yang jatuh pada Minggu, 19 September 2012. Acara total di keluarga kakek-nenek di Balapulang. Semua elemen dari keluarga pakdhe serta paman berkumpul. Ayahku yang baru sampai dari Jakarta pagi harinya pun bisa ikut menikmati kehangatan lebaran di hari itu. Esoknya bergantianlah ke keluarga ayah di Margasari dimana sederet 11 bersaudara membawa keluarganya masing-masing (walau ada beberapa yang berhalangan untuk pulang), beuh ramenyoooo...

Tanggal dimulai agenda "mayeng-mayeng"-->muter-muter
Halal bi halal keluarga besar Bani Tasbichi di Mindaka, Tarub langsung digeber dengan motor untuk kembali ke Margasari dalam rangka Reuni SDN 2 Margasari. Di situ bertemu dengan kawan-kawanku, kayak Norma, Gita, Firda, Dian, Riza, Lukman dll (yg belum kesebut, uang pelicinnya kurang nih). Dari jaman 1996 hingga 2002 kita bareng-bareng pecicilan sambil belajar di kelas..



Di tanggal 22 Agustus, dua agenda mulai meroyok, yaitu Halal bi Halal Inkai Smansawi di Trayeman serta berkunjung ke rumah bu Sunarni bersama kawan2 KIR 2008 plus mba Siti Amaliya (KIR 2007). Sebelumnya perjalanan diawali dengan berkunjung ke Andy beserta keluarganya di Banjaranyar, ketemu juga dengan mas Wisnu. Di Slawi, tepatnya rumah bu Narni sudah ada Norma dan Mba Liya, kemudian muncul pula Dewiagita. Lumayan seru juga orbolan tentang KIR saat ini. Ternyata semangat menulis (baik puisi maupun ilmiah) di SMA bisa dilestarikan hingga kuliah. Di HbH Inkai malah ampe pembentukan panitia IAIS Cup 2013, semoga diberi kekuatan utk diwujudkan dengan baik. Pulangnya mampir dulu ke Nizar di Harjowinangung, sayangnya beliau tidak di tempat, malahan ngobrol panjang dengan Rizal, adiknya, dan Majid, temannya yang juga satu Smansawie.

Tanggal 23 menjadi lakon dimana HbH Ambalan Pramuka Smansawie di Pangkah. Kebetulan salah satu panitianya adalah adik saya :D. Di situ angkatan saya relatif sedikit karena sedang dalam masa/fase penuh cobaan, ada yg sangat stres karena skripsi maupun amanat di tempat kerja. Rasanya kangen sekali dengan segala keakraban petualangan saat berkemah. Pulangnya mampir dulu ke rumah Arief, bukan untuk bertemu beliau yang sudah mulai dinas di tanggal itu, tapi ke kedua orang tuanya yang baiikkkkk banget orangnya. ^_^


Pada 24 Agustus sengaja saya kosongkan agenda pagi hari itu untuk konsen pendaftaran GemasTIK. Hingga akhirnya siang hari tim (sebenarnya sih anggotanya cuma saya doank), yaitu Menjemput Impian resmi terdaftar. Tinggal menuntaskan karyanya (lebih tepat memulai, bukan menuntaskan). Selesai pendaftaran saya main ke dua desa bernama Kedung, yaitu Kedungsugih, tempat bernaungnya rekan saya Restyana untuk ikut menyalin dokumentasi HbH Pramuka kemarin. Mumpung masih di Dukuhwaru, sekalian saja saya jalan-jalan hingga akhirnya tanpa direncanakan mampirlah ke Kedung Sukun, tepatnya kediaman Aditya Setiaji, kawan baik saya di OSIS Smansawie dan adiknya, Heru Kurniawan. Banyak obrolan yang menjadi pengisi waktu sore itu. Namun tidak hanya waktu yang terisi, tapi juga inspirasi. Kehebatan beliau dalam berkuliah yang lebih dari kuliah biasa menjadi inspirasi tersendiri bagi saya.

25 Agustus sudah makin sepi agenda saya, malahan mulai motor-motoran tanpa tujuan di Slawi, hingga akhirnya hendaklah saya main ke Faris (ex-DNA), tapi Faris lagi di Smansawie. Akhirnya saya menuju ke SMA dan ternyata malahan bertemu dengan Sri Esti, Nico Valent, Bangkit Winata. Ternyata sebelumnya ada HbH PMR. Wewww nostalgia banget ketemu mereka... Walo beda ekskul (kecuali Esti yang juga ikut Pramuka), persaudaraan tetap terjunjung.

\Hingga akhirnya tiba 27 Agustus malam dimana perjalanan ke Bandung saya lakoni kembali.

Terima kasih atas segala bentuk semangat yang kalian tularkan sahabat-sahabatku..Ohya, jangan lupa dengan momen berharga di Syawal ini untuk puasa 6 hari...insyALLah manjur pahalanya...

No Response to "Lebaran (InsyALLah) terakhir sebagai mahasiswa S1"