Tertuang di Laguku

Sebuah sajak yang khusus aku tulis untuk kawan karibku sejak aku (kira-kira) 4 tahun. Kita bareng di TK, SD, SMP, OSIS, Pramuka, Karate, dsj. Teman baikku yang senantiasa memberi masukan, baik tentang akademik dan lain-lain. Tatkala ada konflik diantara kita, dia bisa terus berpikir positif. Yang paling inspiratif dari dia adalah keteguhannya dalam mewujudkan impiannya. Siapakah dia? Oke clue-nya adalah kacamata, musik, karate.
nyala mentari benderang
basuh asa langkah pagi
sejenak aku lumpuh tersesat
dimana merangkak segala daya

ceritakanlah sajak romansa itu
harmoni harpa iringi geliat manusia
angkuh luruh dan berbagi kepekaan
nuansakan cerahnya purnama rembulan

dansalah dalam kesetiaan
riang selamanya laguku
anak-anak pancarkan bahana bahagia

sarang dimana cita itu mulai dipanjat
entah berpencar di langit mana
tibalah era terpetik ranumnya buah penantian
yang termatangkan segala ujian
orbit yang beragam rangkai jelujuri takdir

hingga mutiara itu akhiri pendar
pagi siang sore malam terwarnai
pantanglah untuk dilupakan
figur hebat berupa dirimu ini

No Response to "Tertuang di Laguku"

Poskan Komentar