Senang Melihat Desain Dipergunakan

Jadi desainer itu harus legowo ketika ide ditolak. Alhamdulillah hal itu sering terjadi sehingga saya sangat bersyukur tak terhingga ketika ada kerjaan saya yang dipakai. 

Ketika di BEM 2010 sebagai persembahan terakhir saya untuk Kabinet Perjuangan, saya mendesain kaos dengan konsep scrabble/teka-teki berisi nama seluruh pengurus. Inspirasi berawal dari kuliah SBD, saya ngelamun dan muncullah ide itu ampe dibela-bela semaleman nyusunnya (maklum ga tahu algoritma buat ngebikinnya biar mangkus). Jadi walau akhirnya dapat E, at least ada hasil produktif dari kuliah itu hehee.  Bagian belakang berupa kartun/maskot bikinan Dhita. Tanpa banyak cincong (kecuali urusan harga) satu kabinet setuju walau tidak pesan semua. 



Kesempatan berikutnya muncul ketika Rani Fery mengirimkan kabar hendak walimahan. Ceritanya umbrus yang panjang mengenai kado dna piala hingga memunculkan saya yang ditumbalkan untuk membuat desain piala bergilir plus kado berupa poster twitter berisi testimoni teman-teman di AmGaNas0508.



Kesempatan paling gres hadir ketika turnamen IAIS Cup, lantaran tidak banyak yang mahir ber-Corel, akhirnya saya diminta mendesain kaos panitianya. Terinspirasi dari jersey away Shaktar Donekts musim ini dan siluet pesilat di kaos Alek Nagari, maka jadilah desain yang dipakai oleh mereka.




Seneng banget yang tak terhingga. Royalti memang tiada, tapi kebanggaan yang tiada bisa diukur dengan nominal ketika menyaksikan orang-orang tersebut menunjukkan/mengenakannya.

No Response to "Senang Melihat Desain Dipergunakan"